Pengawas Desa Sebut Cakades Nomor 2 Tidak Penuhi Unsur Money Politic, Polisi Periksa 12 Korban Perampasan

Lampung Timur : Tim pemenang Kepala Desa Toba, Kecamatan Sekampungudik terpilih nomor urut 2 Jakpar mendatangi Mapolres Lampung Timur, Kamis 28 November 2019.

Kedatangan mereka untuk membuat laporan kepada kepolisian terkait perebutan paksa amplop berisi uang Rp150 ribu milik 12 orang yang diduga dilakukan oleh empat orang tim pemenang cakades nomor urut 1 Tayip.

Sementara itu, Ketua tim pemenang kades terpilih nomor urut 2 Desa Toba, Abdurahman, mengatakan, ada 12 saksi atau korban yang akan diperiksa oleh pihak kepolisian.
“Iya kami sudah buat laporan resmi dugaan perebutan amplop milik 12 anggota kami secara paksa oleh tim pemenang pihak calon kades nomor urut 1. Untuk hari ini ada empat orang saksi korban yang diperiksa, besok Jumat empat orang dan hari Senin empat orang lagi,” bebernya.
Diketahui, Pengawas pembantu pemilihan kepala desa (Pilkades) Toba menerima laporan dua calon kepala desa terkait uang Rp150 ribu.
Salim, pengawas pembantu, mengatakan, dua laporan ini berasal dari calon kades nomor urut 1 dan 2. Dia memaparkan, tim sukses calon kades nomor urut 1 melaporkan temuan adanya dugaan money politic oleh calon kades nomor urut 2 dibagikan kepada warga pada Ahad 17 November 2019 sekira pukul 22.00 WIB. Sedangkan, tim sukses nomor urut 2 melaporkan empat orang tim sukses nomor urut 1 terkait adanya dugaan perebutan paksa amplop berisi uang Rp150 ribu milik 12 orang di dusun III.
“Hasil rapat terbatas pada Selasa tanggal 19 November 2019 memutuskan bahwa pengaduan dari pihak calon nomor urut 1 tidak ada unsur yang cukup terhadap dugaan money politic,” kata Salim. (Fen)

News Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!