Perangi Narkotika, BNNK Lamtim Beri Penyuluhan ke SMA Muh Pekalongan

LAMPUNGTIMUR – Penyuluhan mengenaj bahaya penggunaan narkotika gencar dilakukan Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Lampung Timur. Ini dilakukan pada kegiatan Diseminasi Informasi melalui Pagelaran Seni pasca HANI di SMA Muhammadiyah, Pekalongan, Lamtim.

Dikonfirmasi Kepala BNN Kabupaten Lampung Timur Aslinda, S.E. didampingi Kasi P2M Johan Ibrahim, S.E, menjelaskan kegiatan Diseminasi Informasi melalui Pagelaran Seni, digelat sebagai rangkaian kegiatan untuk memeriahkan pasca HANI 2019. Kegiatan ini diawali dengan melakukan senam bersama yang diikuti oleh 200 siswa-siswi dari MI, SMP dan SMA Muhammadiyah, Pekalongan.

“Kegiatan senam bersama merupakan upaya untuk menyehatkan siswa. Melalui kegiatan yang positif ini siswa juga diberikan pengetahuan mengenai bahaya penyalahgunaan narkotika,” paparnya.

Tidak hanya di MI, SMP dan SMA kegiatan penyuluhan tersebut juga digelar di sejumlah sekolah. Tujuannya sebagai upaya dalam pencegahan dan pemberantasan narkotika.

“Pelajar sebagai generasi penerus bangsa ini sangat rentan bahkan menjadi objek penyalahgunaan narkotika. Karena itu penyuhan terus kami gencarkan bagi anak-anak khususnya para pelajar,” ungkapnya.

Dalam kesempatan tersebut Kepala Sekolah SMA Muhammadiyah Pekalongan, Ahmad Marzuki, M.Pd, menyatakan dukungannya untuk melaksanakan kegiatan desiminasi informasi dan P4GN di wilayah instansi pendidikan yang dipimpinnya. “Kami menyambut biak dan mengapresiasi dilaksanakannya kegiatan ini. Diharapkan dengan penyuluhan ini anak-anak bisa terhindar dari penyalahgunaan narkotika,” tukasnyam

Sementara itu, hadir dalam kegiatan tersebut Camat Pekalongan Purwadi, S.I.P, serta Danramil Pekalongan Kapten Inf.Jumali. Dalam kegiatan tersebut juga diramaikan 3 jenis tarian yang berasal dari 3 daerah yang berbeda. Tari pertama merupakan Tari Sembah yang berasal dari Lampung, dilanjutkan dengan Tari Gambyong Pareanom yang berasal dari Jawa Tengah dan ditutup dengan Tari Cendrawasih yang berasal dari Bali.

Pada kesempatan kali ini Kasi P2M juga menyampaikan materi tentang Bahaya Narkoba serta upaya untuk mencegah peredarannya. Materi kali ini lebih ditekankan untuk dapat mengubah pola pikir siswa-siswi untuk berani menolak narkoba. Selain itu juga menanamkan pengetahuan sejak dini terkait bahaya narkoba bagi masa depan mereka. (ria)

News Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!