Pleno Kecamatan Batanghari Nuban Kembali ditunda

RADARLAMTIM.COM, SUKADANA – Pleno kecamatan batanghari nuban di tingkat kabupaten kembali ditunda oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Lampung timur (Lamtim), sabtu (4/5).

Muhammad teguh selaku anggota bawaslu provinsi lampung menegaskan akan menegakkan keadilan untuk kecamatan batanghari nuban, terkait suara PAN yang hilang sebanyak 288 suara akan di berikan rekom tertulis oleh bawaslu lamtim pada saat pleno kecamatan batanghari nuban kepada KPU lamtim untuk membuka kotak suara agar terang benerang demi keadilan.

“Saya selalu brifing bawaslu kabupaten lamtim, dan bawaslu sudah membuat surat rekomendasi kepada KPU untuk membuka kotak suara demi keadilan, kita tidak berpihak kemana-mana kota hanya ingin menegakkan kebenaran dan keadilan,” papar Muhammad Teguh selaku anggota bawaslu provinsi lampung yang juga mantan komisioner KPU lamtim itu.

Ketua KPU lamtim Andri Oktavia mengatakan hal yang sama, dalam hal ini KPU lamtim akan membuka kotak suara berdasarkan rekomendasi tertulis dari bawaslu kabupaten lamtim, dan kecamatan batanghari nuban diputuskan plenonya terakhir dari 24 kecamatan yang ada dikabupaten lamtim, agar kecamatan lain tidak terhambat. “Saya juga tidak ada kepentingan kita lurus menegakkan aturan,” katanya via Whatsapp.

Ketua bawaslu lamtim Uslih menegaskan sudah membuat rekomendasi secara tertulis bahwasannya rekom tersebut bertujuan untuk membuka kotak suara untuk mencari kebenarannya.

“Kami (bawaslu) melangkah sesuai aturan,” papar Uslih.

Menurutnya, sebagaimana pasal 52 PKPU nomor 4 tahun 2019 ayat (2) yakni terhadap keberatan KPU akan melakukan pncocokan antara DA1 dgn DA plano. Jika setelah melakukan hal ini saksi masih keberatan maka Bawaslu dapat membrikan rekomendasi untuk mencocokan antara DA1 dgn DAA1. “Jika pun masih terdapat keberatan maka rekomendasi terakhit adalah mmbuka kotak  untuk mencocokkan DA1 dgn C1 plano,” tutup Uslih via Whatsapp.

News Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!