Keracunan massal bertambah menjadi 70 orang

LAMTIM : korban keracunan massal bertambah menjadi 70 orang santri di pondok pesantren Sa’roniyah desa teluk dalem kecamatan bandar sribhawono yang diduga keracunan setelah mengkonsumsi makanan, rabu (20/2).

Dinas Kesehatan Lampung Timur dan aparat kepolisian telah turun tangan menyikapi  puluhan santriwati di Pondok Pesantren Sa’roniyah Desa Telukdalem Kecamatan Bandarsribawono, yang diduga mengalami keracunan usai menyantap makanan.

Menurut Kabid P2PL Diskes Lampung Timur Sartono, jumlah korban diduga keracunan sebanyak 70 santriwati, yakni enam orang dirawat di klinik milik dr. Febris 39 di Pukesmas Sribawono, 12 di RSUD Sukadana, 11 di Puskesmas Labuhanmaringgai dan sisanya dirawat di asrama pondok pesantren tersebut. Para korban mengalami pusing, mual, muntah dan diare.

“Sebenarnya makan biasa, memang mereka lagi puasa terus makannya kan malam. Nah waktu tengah malam mereka mual-mual. Besok paginya mereka langsung dibawa ke klinik dan bertambah korbannya hingga dilarikan ke puskesmas terdekat,” kata dia.

Sartono melanjutkan, ada sebagian santriwati lain yang membuat masakan sendiri tetapi tidak mengalami keracunan.

“Kami sudah mengambil sampel berupa muntahan makanan, air, dan sisa makanan sayur bayam. Sudah kami serahkan sampelnya ke Labdakes Provinsi Lampung,” ujar Sartono.

Sementara itu, Kapolsek Bandarsribawono Iptu M Slamet Riyadi membenarkan adanya puluhan santriwati diduga mengalami keracunan makanan.

Dia menyatakan, kondisi santriwati mulai membaik usai mendapat pertolongan medis.

“Betul, mereka dari pondok pesantren di desa sini. Kondisinya mulai membaik. Kami bersama orang dinas juga sudah turun,” ungkapnya.

()

News Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!