Tak Bisa Makan, Ratna Sarumpaet Sakit

FIN, JAKARTA – Pihak kepolisian Polda Metro Jaya masih terus memeriksa saksi dan juga tersangka kasus hoax pengeroyokan aktivis Ratna Sarumpaet. Hal tersebut dilakukan demi melengkapi pemberkasan.

‘’Hari ini kita kembali memeriksa RS (Ratna Sarumpaet) untuk meminta keterangan tambahan. Semua untuk melengkapi proses pemberkasan,’’ kata Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Polda Metro Jaya Kombes Pol Argo Yuwono di Polda Metro Jaya, Senin (22/10).

Ratna yang mengenakan baju tahanan Polda Metro Jaya ini hadir ke ruang pemeriksaan sekitar pukul 14.30 WIB dengan didampingi kuasa hukumnya, Insank Nasrudin. Pemeriksaan ini dilakukan masih berkaitan dengan proses operasi plastik yang dilakukan Ratna. Sebab masih ada keterangan Ratna yang belum sesuai.

‘’Pemeriksaan berkaitan dengan operasi. Jadi masih ada ketidaksesuaian antara keterangan Ibu Ratna kaitannya dengan operasi,” ujar Argo.

Pemeriksaan lanjutan ini terang Argo, dikembangkan berkaitan dengan pembiayaan Ratna saat melakukan operasi plastik. “Berkaitan dengan operasi pertama, kedua, dan pembiayaan darimana itu masih perlu tambahan pemeriksaan,” jelas Argo.

Namun pemeriksaan dibatalkan setelah Ratna keluar pukul 15.30 WIB, karena kondisi Ratna tidak sehat. ‘’Iya kurang sehat,’’ kata Ratna sambil menunduk.

Ratna memastikan jika dirinya kurang sehat karena tidak bisa makan sehingga daya tahan tubuhnya lemah. ‘’Tidak bisa makan,’’ imbuhnya.

Pihak kepolsiian juga rencananya akan memeriksa satu saksi yakni asisten Ratna bernama Ahmad Rubangi pada Selasa (23/10).

“Ya tentunya nanti akan ada beberapa untuk menambahkan keterangan. Rencana juga ada dari staf Ratna akan kita mintai keterangan besok (Selasa),” terang Argo. Pemanggilan terhadap staf dari ibunda artis Atiqah Hasiholan ini dijadwalkan sekitar pukul 10.00 WIB. “Untuk pemeriksaan sekitar pukul 10.00 WIB,” tambahnya.

Pengacara Ratna Sarumpaet, Insank Nasrudin mengaku sudah mengetahui bahwa kleinnya akan kembali diperiksa, begitu juga dengan rencana pemeriksaan terhadap Ahmad Rubangi. “Kemarin kita sudah mendengar dari pihak Humas Polda (Metro Jaya), bahwa saksi-saksi sudah cukup ya, tapi faktanya masih ada karyawan ibu RS,” terang Insank.

Sementara itu pengacara Ahmad Rubangi, Akbar Alamsyah menyebutkan, kliennya akan diperiksa mengenai sepengetahuannya terkait kasus tersebut. “Kaitannya sebatas tentang oplas ibu RS di Bina Estetika, Menteng. Paling identitas, kemudian tentang yang sepengetahuannya,” ucap Akbar.(AF/FIN)

News Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!